Tampilkan postingan dengan label sejarah dan budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah dan budaya. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Februari 2016

Wisata Goa Pindol Gunung Kidul

Wisata Asik-Gunung Kidul Bejiharjo  adalah sebuah desa yang menampilkan panorama asli . Suasana yang  dingin, dan tenang, saat perjalanan tempat wisata Goa Pindul Wonosari Yokyakarta. Masuk ke gua sepanjang 350 meter.

Batuan karst, terlihat masih hidup dan meneteskan percikan air yang dingin. Sementara pemandu Gua Pindul, Anas Syaifullah, terus menerangkan semua bagian yang ada di dalam gua.

"Kalau dulu, tempat ini, digunakan untuk bermain anak-anak dan penduduk, mereka menggunakan pelepah pisang untuk memasuki gua," jelasnya.

Ada tiga bagian yang ada di dalam gua, yaitu terang, remang-remang, dan gelap abadi. Hingga, perjalanan terus berlanjut, anaz menyatakan bahwa bagian gua tersebut, masih sangat alami. Anas juga menceritakan bahwa banyak wisatawan yang sudah berkunjung. "Dan ini tentunya bermanfaat bagi pemberdayaan masyarakat," jelasnya.

Gua Pindul, menjadi salah satu kekhasan yang dimiliki oleh Desa Wisata Bejiharjo. Salah satu pengurus Pokdarwis, Suratmin menambahkan, dengan ditetapkannya Desa Bejiharjo menjadi desa wisata, maka Cave Tubing (Susur gua) menjadi salah satu andalan wisata.
Disini ada banyak paket wisatanya gan, yang bisa menyesuaikan kantong agan

PAKET 1


  • Menelusuri Goa Pindul
  • Makan ringan Bakso
  • Minum Teh Rosella
  • Biaya Rp. 30,000,-/orang ( minimal 5 orang)
PAKET 2
  • Menelusuri Goa Pindul
  • Mengunjungi Monumen Jenderal Sudirman
  • Mengunjungi Sentra Kerajinan Blangkon
  • Snek Tradisional (Legondo) dan Teh Rosella
  • Biaya Rp. 50.000,-/ orang (minimal 5 orang
PAKET 3
  • Menelusuri Goa Pindul
  • Mengunjungi Situs dan Cagar Budaya Sokoliman,Bejiharjo
  • Mengunjungi Mata Air Tujuh Gedong
  • Makan Bakso dan minum Teh Rosella
  • Biaya Rp.75.000,- / orang (minimal 5 Orang)
PAKET 4
  • Menelusuri Goa Pindul
  • Mengunjungi Situs dan Cagar Budaya Sokoliman,Bejiharjo
  • Mengunjungi Mata Air Tujuh Gedong
  • Mengunjungi Sentra Kerajinan Blangkon
  • Makan Ikan Bakar dan Minum Teh Rosella
  • Biaya Rp.100.000,- / orang (minimal 5 orang )
selanjutnya klik disini

Rabu, 20 Juni 2012

Samurai Jepang Membelah Peluru Berkecepatan Tinggi Dengan Pedang

http://www.berita.manadotoday.com/wp-content/uploads/2012/03/samurai-cut-bullet.jpg
Membelah peluru dengan pedang adalah sesuatu yang cuma bisa kita lihat di film-film Hollywood. Namun, seorang Samurai Jepang membuktikan kebolehannya membelah peluru yang ditembakkan dengan kecepatan 200 mil/jam (320 km/jam).
http://www.epicmoron.com/wp-content/uploads/2011/11/modern-samurai-1.jpg

Dalam video ini, Isao Machii, seorang Samurai modern mempertunjukkan aksi kecepatan tangan serta ketepatannya dalam membelah sebuah peluru senjata angin yang ditembakkan dari jarak 70 meter, sesuatu yang hampir mustahil dilakukan oleh manusia biasa tanpa kemampuan dan latihan khusus.
http://www.epicmoron.com/wp-content/uploads/2011/11/modern-samurai-3.jpg
Isao Machii, mulai mengasah keterampilan pedangnya yang luar biasa sejak ia masih kecil.
Isao cilik diajarkan tehnik ini oleh seorang master tua sejak dirinya berusia lima tahun, dan kini Ia telah lulus dan menjadi kepala di sebuah sekolah samurai.
http://www.epicmoron.com/wp-content/uploads/2011/11/modern-samurai-4.jpg

Keterampilan menggunakan pedang Machii begitu akurat, sehingga ia menerima tantangan dari pembuat film untuk melihat apakah ia mampu mengiris peluru kecil yang ditembakkan kepadanya menggunakan senjata BB.
http://www.epicmoron.com/wp-content/uploads/2011/11/modern-samurai-2.jpg

Semua aksi yang dilakukan Isao saat membelah peluru tersebut terjadi dalam kejapan mata, sehingga hampir tidak mungkin untuk mata manusia melihat bagaimana ia membelah peluru tersebut.
http://www.epicmoron.com/wp-content/uploads/2011/11/modern-samurai-5.jpg

Namun, sang pembuat film menggunakan peralatan serta kamera berkecepatan tinggi yang canggih untuk menangkap setiap gerakan yang dilakukan Isao, agar dapat menganalisis aksinya dalam gerakan lambat.
http://www.trendrabbit.com/wp-content/uploads/2011/08/amazing-samurai-cuts-bullet-with-sword.jpg

Hasil videonya sangat mengagumkan, dimana dalam gerakan lambat Isao mencabut pedang dari dalam sarungnya kemudian dengan sekejap membelah peluru menjadi dua, yang membuat Ramanl Durvasula dari California State University tertegun.





sumber :http://www.berita.manadotoday.com/samurai-jepang-membelah-peluru-berkecepatan-tinggi-dengan-pedang/15467.html
selanjutnya klik disini

Selasa, 19 Juni 2012

“Achilles” Pahlawan Yunani Yang Melegenda



Achilles dipercaya banyak orang sebagai setengah dewa. Ini dikarenakan ibunya adalah Thetis salah satu dari 50 Nereid (Anak dari Nereus dan Doris). Saat Achilles lahir, Thetis berusaha untuk menghilangkan sifat ketidakabadian Achilles yang didapat dari ayahnya Peleus (manusia). Caranya dengan mencelupkan Achilles di sungai Styx, meletakan Achilles dalam api dimalam hari dan memberi makan makanan dewa pada siang hari. Tetapi ini dilakukannya tanpa sepengetahuan Peleus. Ketika Peleus mengetahuinya, ia menangis. Melihat itu Thetis akhirnya mengurungkan niatnya dan pergi kembali ke tempat Nereid meninggalkan suami dan anaknya. Tapi, ia tetap mengawasi anaknya yang dikasihinya itu.
http://www.thejohnsongalleries.com/Achilles_Triumphant.jpg
Ketika Achilles berusia 9 tahun, Calchas (ahli peramal) mengatakan bahwa Troy tidak dapat direbut tanpa Achilles. Inilah alasan mengapa Achilles ingin pergi ke Troy. Ketika sang ibu mengetahui rencana Achilles yang ingin Troy, maka sangat khawatirlah ia. Ia mengetahui bahwa Paris putra dari raja Priam (raja Troy) akan menyebabkan perang Trojan yang akan berujung dengan kematian Achilles. Sejak saat itu ia mencari celah untuk menghindar dari takdir. Ia bahkan sempat meminta Poseidon untuk menenggelamkan kapal-kapal Trojan yang menuju ke Sparta. Namun, bahkan dewa sendiripun tidak sanggup mengubah takdir.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNrSvNz0lyGmPV6UpmbQu1TbtUn0B-gfSfvjyUTe74d6t1kUYc-M5fG26gPP4aiKsA3jWcM0FqgRTeeSfyPyScD-g26MwxPbksC1YmaM-JId74SYHFU8A8NrHIipCS5eRv7vO-flMbbuRn/s1600/Thetis_Giving_Achilles_His_Arms.jpg
Adalah Chiron, Centaur yang lain dari centaur yang biasanya arogan dan kejam. Ia adalah Centaur yang bijak, mengutamakan perdamaian daripada peperangan dan menghabiskan masa-masanya dengan mengajar. Bahkna buat Chiron sendiri, mendidik Achilles merupakan tugas yang sulit. Achilles selalu berbuat ulah dengan melawan perintah gurunya, mencuri ternak dan sering menggangu Centaur yang lain serta menybabkan kekacauan di beberapa daerah. Inilah yang membuat Chiron meminta Thetis untuk mengambil kembali Achilles. Padahal Thetis seperti yang kita ketahui sudah sangat takut dengan takdir yang ditetapkan pada Achilles.
http://jlebaptiste.files.wordpress.com/2010/01/achilles_hektor2.jpg
Tak hanya itu usaha sang ibu, Thetis, ia bahkan membuat Achilles berpenampilan seperti wanita untuk mengelabui takdir. Achilles (yang menyamar sebagai wanita) diperkenalkan kepada raja Lycomedes dari Scyros sebagai kakaknya Achellis. Pertama Achilles menolak, tapi karena inilah cara agar ia dapat lebih dekat dengan Deidamia, putri raja. Namun ada sumber yang mengatakan bahwa kedatangan Achilles di Scyros bukan untuk mengelabui kematiannya, akan tetapi karena ia memang ingin menaklukan kota ini. Akhirnya penyamaran Achilles ini terbongkar oleh Odysseus dengan terompet. Odysseus mengetahuinya karena menurutnya seorang wanita tidak seharusnya bereaksi terhadap suara terompet seperti reaksi lelaki.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYjDbxsGnGNoYOLtyvS_kHI_4Drnvlouvi1aH3R3e_RpLbmH7k5ZJH69URrmE6MlagYr9ufuINLeAFxbyxuGMEBECIxp9ullH-nnUqsENpIUFDlL0c7Htxi26Dtr9t9eyaBy1UbjEzW4-N/s1600/800px-Coypel%252C_Charles-Antoine_-_Fury_of_Achilles_-_1737.jpg
Dari Scyros, Achellis berlayar ke Aulis yang terletak berlawanan dari pulau Euboea. Pulau Euboea sendiri merupakan tempat armada kuat Achaean berkumpul sebelum berlayar melawan Troy. Akan tetapi, dikeranakan cuaca yang buruk, armadanya tidak dapat keluar dari Aulis. Kemudian menurut peramal Calchas, hanya pengorbanan manusia yang dapat membuat cuaca berubah baik. Oleh karena itu Calchas mengusulkan pada raja Agamammon untuk mengorbankan anaknya, Iphigania untuk mati. Namun, sang raja kemudian menulis surat pada Iphigania agar meninggalkan Myrenae ke Aulis supaya ia dapat menikah dengan Achilles.
http://www.massdataprivacylaw.com/Ach2.jpg
Setelah pengorbanan palsu dilakukan, armada kemudian berangkat menginggalkan Aulis ke Tenedos. Disinilah Achellis membunuh raja Tenes, walaupun ibunya, Thetis, sudah memperingatinya untuk jangan membunuh raja Tenes. Karena siapa yang membunuh raja Tenes akan mati oleh Apollo yang sangat mengasihi Tenes. Bahkan untuk memperingati Achilles, Thetis juga menyuruh seseorang yang selalu bertugas mengingatkan Achilles. Namun petugas ini juga mati di tangan Achilles yang marah karena merasa tidak diperingatkan. Thetis juga memperingati Achilles untuk tidak mendarat sebagai orang pertama di tanah Trojan, karena siapa yang mendarat pertama niscaya akan mati. Untuk yang ini Achilles berhasil menaatinya, dan yang tewas karena mendarat pertama kali adalah Protesilaus.
http://www.mythindex.com/images/painting-achilles.jpg
Ketika pasukan Trojan mulai mendekat, Achilles setuju untuk mengirim teman terdekatnya, Patroclus ke medan perang. Sayangnya, Patroclus harus mati ditangan Hector. Achilles sangat sedih dan kemudian kembali untuk membalas dendam sahabatnya itu. Ia meminta izin ibunya, Thetis untuk membunuh Hector. Dan oleh permohonan ini, Thetis memberinya baju baja baru dari Hephaestus. Ini karena baju bajanya yang lama telah dipakai Patroclus saat bertarung dengan Hector.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/eb/Peter_Paul_Rubens_181.jpg/220px-Peter_Paul_Rubens_181.jpg
Ketika ia mendapat baju bajanya, tanpa membuang waktu Achilles langsung mencari Hector dan membunuhnya, serta melakukan penghinaan dengan ingin menjadikan mayat Hector sebagai makanan anjing. Namun, niatnya itu diurungkan karena raja Priam, raja dari Troy dengan rela merendahkan dirinya sendiri ke Achilles, orang yang membunuh anaknya. Dan seperti yang sudah diramalkan, setelah sesudah kematian Hector, Achillespun tewas. Tapi sebelum tewas, Achilles sempat membunuh beberapa orang lagi.
http://101bestboardgames.com/public/images/entry_images/2011/2/28/5/medium_hector_and_achilles.jpg
Kematian Achilles sendiri masih simpang siur. Ada yang mengatakan ia dibunuh oleh Paris dan Apollo di depan gerbang Troy. Ada juga yang percaya kalau Achilles dibunuh sendiri oleh Apollo. Tapi ada juga yang berpendapat kalau Achilles jatuh cinta pada Polyxena, adik putri dari raja Priam, dan ketika akan menikah, Achilles dibunuh secara licik oleh orang utusan Paris dan Deiphobus. Dan adapula yang percaya kalau Achilles dibunuh di kuil Apollo saat ingin bertemu dengan Polyxena.
selanjutnya klik disini

Museum RonggowarsitoSemarangWisatawisata

Saiki jamane jaman edan, yen ra edan ra keduman" merupakan salah satu kalimat yang sangat terkenal dan masih sering didengungkan hingga kini. Kalimat yang berarti "sekarang jaman gila, yang tidak ikut gila tidak akan mendapatkan bagian" merupakan penggalan dari Serat Kalatidha yang ditulis oleh Raden Ngabehi Ranggawarsita pada tahun 1860. Sebagai pujangga besar yang karya-karyanya menginspirasi banyak orang, nama Ranggawarsita diabadikan menjadi nama Museum Negeri di Jawa Tengah yang menyimpan koleksi benda-benda sejarah, arkeologi, geologi, numismatik, dan budaya Jawa.
Sebagai tempat konservasi sekaligus tempat untuk belajar tentang sejarah kehidupan dan kebudayaan Jawa, Museum Negeri Ranggawarsita menyimpan puluhan ribu koleksi yang tertata apik baik di dalam maupun di luar ruangan. Memasuki ruang pamer, YogYES disambut gunungan kayu atau gunungan blumbungan yang dipopulerkan oleh Raden Patah pada abad 15. Gunungan yang menggambarkan alam semesta, manusia, dan lingkungannya merupakan simbol filosofi masyarakat Jawa. Gunungan yang juga melambangkan babak baru dalam cerita seolah menjadi gerbong pembuka kisah yang dirangkai di Museum Negeri Ranggawarsita.
Koleksi museum disusun berdasarkan periodisasi waktu, mulai dari proses terbentuknya planet dan alam semesta, hewan dan manusia purba, sejarah peradaban yang muncul di Indonesia dan Jawa Tengah pada khususnya, hingga kebudayaan masa kini. Salah satu koleksi yang sering mengundang decak kagum adalah koleksi emas yang terdiri dari aneka perhiasan hingga benda-benda sarana upacara keagamaan serta mata uang. Tak hanya itu, Museum Negeri Ranggawarsita juga memiliki koleksi wayang yang sangat beragam mulai dari wayang kulit, wayang beber, wayang krucil, wayang kayu, wayang potehi, hingga wayang kontemporer.
Saat sedang mengamati koleksi wayang dan larut dalam keheningan museum, mendadak ruangan berubah menjadi gaduh dan riuh. Rupanya ada ratusan anak Sekolah Dasar yang datang guna belajar tentang budaya. Dengan penuh antusias mereka berdesakan melihat aneka koleksi yang ada di dalam kotak kaca. Menyaksikan hal tersebut sebuah senyum tersungging dan perasaan bahagia memenuhi rongga hati. Semoga museum tak lagi menjadi gudang penyimpanan benda-benda usang, namun benar-benar menjadi tempat belajar dan memahami jati diri suatu bangsa.
selanjutnya klik disini

MUSEUM RANGGAWARSITA Rekam Jejak Sejarah Kebudayaan Jawa Tengah

"Saiki jamane jaman edan, yen ra edan ra keduman" merupakan salah satu kalimat yang sangat terkenal dan masih sering didengungkan hingga kini. Kalimat yang berarti "sekarang jaman gila, yang tidak ikut gila tidak akan mendapatkan bagian" merupakan penggalan dari Serat Kalatidha yang ditulis oleh Raden Ngabehi Ranggawarsita pada tahun 1860. Sebagai pujangga besar yang karya-karyanya menginspirasi banyak orang, nama Ranggawarsita diabadikan menjadi nama Museum Negeri di Jawa Tengah yang menyimpan koleksi benda-benda sejarah, arkeologi, geologi, numismatik, dan budaya Jawa.
Sebagai tempat konservasi sekaligus tempat untuk belajar tentang sejarah kehidupan dan kebudayaan Jawa, Museum Negeri Ranggawarsita menyimpan puluhan ribu koleksi yang tertata apik baik di dalam maupun di luar ruangan. Memasuki ruang pamer, YogYES disambut gunungan kayu atau gunungan blumbungan yang dipopulerkan oleh Raden Patah pada abad 15. Gunungan yang menggambarkan alam semesta, manusia, dan lingkungannya merupakan simbol filosofi masyarakat Jawa. Gunungan yang juga melambangkan babak baru dalam cerita seolah menjadi gerbong pembuka kisah yang dirangkai di Museum Negeri Ranggawarsita.
Koleksi museum disusun berdasarkan periodisasi waktu, mulai dari proses terbentuknya planet dan alam semesta, hewan dan manusia purba, sejarah peradaban yang muncul di Indonesia dan Jawa Tengah pada khususnya, hingga kebudayaan masa kini. Salah satu koleksi yang sering mengundang decak kagum adalah koleksi emas yang terdiri dari aneka perhiasan hingga benda-benda sarana upacara keagamaan serta mata uang. Tak hanya itu, Museum Negeri Ranggawarsita juga memiliki koleksi wayang yang sangat beragam mulai dari wayang kulit, wayang beber, wayang krucil, wayang kayu, wayang potehi, hingga wayang kontemporer.
Saat sedang mengamati koleksi wayang dan larut dalam keheningan museum, mendadak ruangan berubah menjadi gaduh dan riuh. Rupanya ada ratusan anak Sekolah Dasar yang datang guna belajar tentang budaya. Dengan penuh antusias mereka berdesakan melihat aneka koleksi yang ada di dalam kotak kaca. Menyaksikan hal tersebut sebuah senyum tersungging dan perasaan bahagia memenuhi rongga hati. Semoga museum tak lagi menjadi gudang penyimpanan benda-benda usang, namun benar-benar menjadi tempat belajar dan memahami jati diri suatu bangsa.
selanjutnya klik disini

Terima Kasih Buat yang Klik Suka di Bawah Ini !!!